Mengenai Saya

Foto saya
saya orangnya judes,jutek,cerewet,baik hati & tidak sombong,hehehehe.....!

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Aplikasi Manajemen Dalam Kehidupan

Aplikasi manajemen  dalam kehidupan
1.      PENDAHULUAN
Menurut saya, manajemen itu penting sekali dalam hidup. Semua kegiatan, apa pun itu harus di-manage. Dengan adanya manajemen, semua kegiatan kita bisa terlaksana sebagaimana mestinya. Karena sudah ada schedule atau jadwal, jadi kegiatan kita tidak akan terbengkalai. Jadi sesuai dengan apa yang telah kita jadwalkan dan ada patokan untuk melaksanakan kegiatan yang telah kita rencanakan itu. Jadi, kita harus memanage apa yang kita akan lakukan.
Sebagaimana kita mengetahui tentang fungsi dan tujuan dari manajemen yaitu untuk mengatur, menyusun sumber daya supaya lebih efektif dan efisien. . Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Tentunya hal ini akan sangat bermanfaat untuk kehidupan kita jika diimplementasikan secara tepat sasaran, terutama untuk mahasiswa,  karena tugas-tugas, atau pekerjaan yang berkaitan dengan disiplin ilmu yang kita ambil akan menjadi lebih mudah dan terorganisir lebih baik. Ini berarti bahwa secara tidak sengaja kita pun sudah menjadi seorang manajer, manajer yang bertugas untuk mengorganisir kegiatan kita sebagai mahasiswa.
Berikut adalah beberapa ulasan mengenai implementasi manajemen dalam kehidupan mahasiswa.
  1. ISI
Implementasi Fungsi Manajemen Dalam Diri Pribadi Sebagai Seorang Mahasiswa
Fungsi-fungsi manajemen dijelaskan dalam beberapa point di bawah, yaitu :
1. Louis Allen :
-Planning (merencanakan)
- Organizing (Menyusun)
- Leading (Memimpin)
- Controlling (Mengawasi/meneliti)
2. Harold Koontz dan Cyril O’Donnell :
- Planning (Perencanaan)
- Organizing (Pengorganisasian)
- Staffing (Penyusunan Pegawai)
- Directing (Pengarahan)
- Leading (Memimpin)
- Controlling (Pengendalian)
3. Luther Gulick :
-Planning  (Perencanaan)
- Organizing (Pengorganisasian)
-Staffing (PenyusunanPegawai)
- Directing (Pengarahan)
- Coordinating (Pengkoordinasian)
-Reporting (Pembuatan laporan)
- Budgeting (Penganggaran)
4. George R. Terry :
- Planning  (Perencanaan)
- Organizing (Pengorganisasian)
- Actuating (Pelaksanaan)
- Controlling (Pengendalian)
Dari beberapa pendapat para penulis di atas dapat pula dikombinasikan, fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut :
  • Planning termasuk Budgeting
Dalam setiap pendapat dari para penulis di atas selalu menyebutkan tentang planning atau perencanaan. Tentulah hal ini pun memiliki alasan tertentu. Alasannya adalah perencanaan sangatlah penting dalam suatu pengorganisasian. Itu artinya pengorganisasian sesuatu hal akan sangat tidak efisien jika tidak adanya perencanaan terlebih dahulu.
Definisi dari perencanaan sendiri adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Dan tambahan  untuk fungsi perencanaan adalah sudah termasuknya fungsi pengaturan budget.
Oleh karenanya lebih tepat bila perencanaan atau planning dirumuskan sebagai penetapan tujuan, policy, prosedur, budget, dan program dari suatu organisasi. Jadi dengan fungsi planning termasuk budgeting yang dimaksudkan fungsi manajemen dalam menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi, menetapkan peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman pelaksanaan yang harus dituruti, dan menetapkan ikhtisar biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang diharapkan akan diperoleh dari rangkaian tindakan yang akan dilakukan.
  • Organizing
Tidaklah lengkap jika membicarakan tentang manajemen tapi tidak menyinggung tentang organizing atau organisasi. Organizing dimaksudkan untuk mengelompokkan kegiatan sesuai dengan tingkat keperluannya, yakni penetapan susunan organisasi serta tugas dan fungsi dari setiap unit yang ada dalam organisasi, serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut.
Organisasi atau pengorganisasian dapat pula dirumuskan sebagai keseluruhan aktivitas di manajemen dalam mengelompokkan orang-orang beserta dengan penetapan tugas, fungsi, wewenang, serta tanggung jawab masing-masing dengan tujuan terciptanya aktivitas yang berdaya guna dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dalam perencanaannya.
  • Staffing atau Assembling Resources
Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi.
Organizing dan Staffing merupakan dua fungsi manajemen yang sangat erat hubungannya. Organizing yaitu berupa penyusunan wadah legal untuk menampung berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan pada suatu organisasi, sedangkan staffing berhubungan dengan penerapan orang-orang yang akan memangku masing-masing jabatanyang ada dalam organisasi tersebut.
  • Leading
Istilah leading, yang merupakan salah satu fungsi manajemen sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer yang menyebabkan orang lain bertindak. Pekerjaan leading, meliputi lima macam kegiatan, yakni  :
1) mengambil keputusan,
2) mengadakan komunikasi,
3) memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak,
4) memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya,
5) memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Controlling
Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian ke bagian yang lebih rendah pangkatnya adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud mencapai tujuan yang sudah yang sudah digariskan semula.
  • Directing atau Commanding
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.
Directing atau Commanding merupakan fungsi manajemen yang dapat berfungsi bukan saja agar pegawai melaksanakan atau tidak melaksanakan suatu kegiatan, tetapi dapat pula berfungsi mengkoordinasikan kegiatan berbagai unsur organisasi agar efektif tertuju kepada realisasi tujuan yang ditetapkan sebelumnya.
  1. PENUTUP
Dari penjelasan dan ulasan  di atas, nampaklah jelas bahwa manajemen sangatlah berpengaruh besar terhadap kehidupan mahasiswa, terutama jika berorganisasi. Bukan hanya berorganisasi, tapi dalm kehidupan sehari-hari pun segala jenis dan macam manajemen baik itu manajemen waktu, manajemen pengetahuan, dan lain-lain akan sangat bermanfaat bila diimplementasikan secara tepat pada sasarannya masing-masing.
  1. PUSTAKA
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/Implementasi-fungsi-Manajemen-(POAC)-dalam-diri-pribadi-sebagai-seorang-mahasiswa
http://e-clipping.unila.ac.id/seberapa-penting-manajemen-untuk-mereka

Penerapan Manajemen Sebagai Karyawan dan Pengusaha
Menjadi seorang pegawai sekaligus wiraswasta dalam waktu yang bersamaan dirasakan sangat sulit. Mengingat waktu dan tenaga yang kita miliki sangat terbatas. Namun menjadi karyawan sekaligus wiraswasta bukan hanya angan-angan. Semua itu dapat dengan mudah dilakukan apabila kita dapat mengatur sedemikian rupa dengan keterbatasan waktu dan tenaga yang kita mliki.
Sebagai contoh, saya seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan. Jam kerja mulai jam 08.00-16.00 mulai hari Senin s/d Jumat. Di sisi lain saya juga merangkap sebagai pemilik dari sebuah pabrik roti. Dalam hal ini sangat diperlukan manajemen yang baik agar kedua peran yang dijalani dapat berjalan dengan baik pula.
Untuk itu, waktu yang tersisa diluar dari jam kerja di kantor harus digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mengatur kegiatan produksi roti. Seperti manajemen keuangan, dan manajemen produksi. Mengatur bagaimana pemanfaatan modal untuk memperoleh keuntungan dengan tidak mengabaikan kualitas dari produk itu sendiri. Dan juga dalam hal pembagian gaji untuk karyawan pabrik. Mengatur bagaimana proses pembuatan roti yang baik dan steril, serta inovasi-inovasi baru agar roti yang diproduksi tidak kalah dengan pesaing-pesaing lainnya. Sedikitnya dua kali dalam sebulan saya harus turun ke lapangan untuk mengontrol segala kegiatan produksi yang dibantu oleh beberapa orang karyawan. Hubungan baik antara pemilik dan pekerja harus dijalin dengan baik agar proses produksi berjalan dengan lancar. Dengan menyadari sediktnya waktu yang saya miliki, maka sangat diperlukan seorang asistan yang terpercaya untuk mengontrol dan membantu setiap harinya untuk berjalannya pabrik ini.
Setiap usaha yang dijalani pasti memiliki masa pasang-surut. Dua peran yang dijalani tidak mudah dilaksanakan dalam jangka waktu yang lama. Maka kita harus memusatkan konsentrasi kepada salah satu dari kedua peran yang dilakukan. Usaha pabrik roti dirasakan cukup menjanjikan dalam jangka waktu lama kedepan dibandingkan sebagai karyawan yang tidak menutup kemungkinan apabila diPHK suatu saat atau mengalami pensiun bila sudah memasuki usia lanjut.
KESIMPULAN
Dalam menjalani profesi tidaklah mudah untuk me manajemen waktu. Terlebih apabila ktia memiliki dua profesi sekaligus. Sebagai karyawan dan sebagai pengusaha. Dalam hal ini tidak hanya waktu saja yang memerlukan pengaturan yang baik. Akan tetapi manajemen keuangan dan manajemen produksi adalah hal yang penting pula.
Hal yang dapat disimpulkan dari contoh kasus di atas adalah Pemanajemenan waktu, keuangan dan produksi yang tepat dan cermat adalah kunci keberhasilan dan keselarasan didalam menjalani lebih dari dua profesi dalam waktu yang bersamaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar